IG @ayo.kesumbarFollow Instagram Ayokesumbar

Agar Wisatawan Tertarik Pariwisata Solok Selatan Harus Memiliki Tema

Padang Aro – Ketua dewan juri Peduli Wisata Award Ansofino mengatakan Solok Selatan, Sumatera Barat, harus lebih kreaktif dalam menentukan tema pariwisata dan menggali potensi daya tarik supaya timbul keinginan orang untuk berkunjung di Solok Selatan.

“Muaralabuh di Solok Selatan sudah dikenal sejak zaman kolonial belanda, tapi harus ditentukan tema pariwisatanya apakah dari segi alam atau budaya sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” katanya saat melakukan penilaian beberapa destinasi wisata Solok Selatan, di Padang Aro,dikitip dari antara,Kamis (27 September 2018).

Jika ada tema pariwisatanya, maka akan muncul keingintahuan orang tentang Solok Selatan, maka mereka pasti akan datang untuk berkunjung walaupun jarak yang ditempuh jauh tidak akan menjadi masalah.

Sebagai contoh, Kota Sawahlunto sebelumnya tidak menarik untuk dikunjungi tetapi setelah dikonsep dengan kolonial heritage maka timbul keinginan orang untuk berkunjung dan sampai sekarang ini daerah tersebut banyak wisatawan yang berdatangan dari berbagai daerah.

Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumbar Ian Hanafiah mengatakan salah satu tujuan dari Peduli Wisata Award adalah untuk memotivasi kabupaten/kota dan Solok Selatan merupakan salah satu daerah yang serius untuk mengembangkan pariwisata.

Menurut dia Solok Selatan juga harus memiliki fokus pariwisata dan didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain sebab tidak akan selesai oleh Dinas Pariwisata sendiri.

“Untuk memajukan pariwisata daerah harus memiliki fokus dan untuk itu harus ada konsepnya, seperti temanya apa dan fokusnya apa,” katanya.

Setelah ditentukan fokusnya, kata dia, baru dikaji kebutuhan apa yang perlu dibangun atau segi apa yang harus dibenahi di daerah tersebut.

Untuk itu, katanya, baru ditentukan tugas OPD agar pembangunan cepat karena semuanya harus terlibat tidak bisa hanya dinas Pariwisata saja.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Budaya Solok Selatan Yolni Hendra mengatakan kabupaten itu memiliki destinasi wisata yang komplet, kecuali laut.

“Kami memiliki wisata budaya, alam maupun sejarah dan sekrang sudah mulai dikenal ke tingkat nasional seperti Saribu Rumah Gadang,” katanya.