IG @ayo.kesumbarFollow Instagram Ayokesumbar

Istano Baso Pagaruyuang


Bagi anda yang suka mengujujgi istana kerajaan, istano baso pagaruyuang adalah salah satu istana tebaik dibatusangkar Istano ini merupkan duplikat bangunan istano rajo alam minangkabau yang dibakar belanda tahun 1804 dan dibangun kembali tahun 1976. bangunan ini terdiri dari 11 gonjong, 72 tonggak dan 3 lantai. objek wisata ini dilengkapi dengan surau tabuah, rangkiang patah sembilan, serta fisik bangunan istano basa pagaruyung dilengkapi dengan beragam ukiran dengan tiap-tiap bentuk dan wakna ukiran mempunyai falsafah, sejarah dan budaya minang kabau. terletak dinagari pagaruyung kecematan tanjung emas berjarak 105 km dari kota padang, dan dapat ditempuh selama 2,5 jam perjalanan dengan mengunakan kendaraan umum. berbagai macam cendera mata bisa ditemui disekitar istana. tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti restauran dan mushola bagi para pengunjung.

Pagaruyuang Palace

Adorned with intricate beautiful wooden carving, this grand palace is the symbol of philosophy, history and culture of minangkabau people. this three-story building has 11 horned roof gables and 72 pillars, a small mosgue, tabuah (big drum) and rangkiang patah x (traditional rice barn ). situated in pagaruyung village tanjung emas sub district, it is about 105 km from padang and 5 hours drive by public transportation. this grand palace is the replica of “rajo alam minangkabau” (A king of minangkabau). it was burnt down by dutch in 1804 and rebuilt again after a monsoon lightning burn down the palace in 2007. some souvenir shops, restaurants and a mosque can be found around.



//