IG @ayo.kesumbarFollow Instagram Ayokesumbar

Kabupaten Padang Pariaman

Motto: Saiyo Sakato
Provinsi Sumatra Barat
Ibu kota Pariaman
Luas 1.328,79 km²
Penduduk
· Jumlah 370.489(2003)
· Kepadatan 278,82 jiwa/km²
Pembagian administratif
· Kecamatan 17
· Desa/kelurahan 45 nagari
Dasar hukum Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956
Tanggal 19 Maret 1956
Hari jadi {{{hari jadi}}}
Bupati Drs. H. Muslim Kasim AK, MM Dt. Sinaro Basa
Padang Pariaman adalah sebuah kabupaten di provinsi Sumatra Barat. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.328,79 km² dan populasi 370.489 jiwa (2003). Ibu kotanya ialah Pariaman.
PEMBENTUKAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN

Pada awalnya Kabupaten Padang Pariaman sesuai dengan Peraturan Komisaris Pemerintah di Sumatera No 81/Kom/U/1948 tentang Pembagian Kabupaten di Sumatera Tengah yang terdiri dari 11 Kabupaten diantaranya disebut dengan nama Kabupaten Samudera dengan ibukotanya Pariaman, meliputi daerah kewedanaan Air Bangis, Pariaman, Lubuk Alung, Padang Luar-Kota, Mentawai dan Nagari-Nagari Tiku, Sasak dan Katiagan. Kabupaten Samudera ini terdiri dari 17 wilayah ( gabungan nagari-nagari)

Kabupaten Padang Pariaman dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tanggal 19 Maret 1956 tentang Pembentukan Daerah otonom Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah, dimanana Propinsi Sumatera tengah dibentuk menjadi 14 Kabupaten, yang salah satunya adalah Kabupaten Padang/Pariaman dengan batas-batas sebagai yang dimaksud dalam pasal 1 dari Surat Ketetapan Gubernur Militer Sumatera Tengah tanggal 9 Nopember 1949 No. 10/G.M/S.T.G./49, dikurangi dengan daerah Kampung-Kampung Ulak Karang, Gunung Pangilun, Marapalam, Teluk Bajur, Seberang Padang dan Air Manis dari kewedanaan Padang Kota yang telah dimasukkan kedalam daerah Kota Padang, sebagai dimaksud dalam Surat ketetapan Gubernur Kepala Daerah Propinsi Sumatera Tengah Tanggal 15 Agustus 1950 No. 65/G.P./50 Bupati Padang Pariaman semasa Agresi Milter Belanda Tahun 1948 adalah Mr. BA. Murad
BUPATI-BUPATI KABUPATAN PADAN PARIAMAN

No. Nama Periode Jabatan
1. Sutan Hidayat Syah 1945 – 1946
2. Ibrahim Datuk Pamuncak 1946 – 1947
3. BA. Murad 1947 – 1950
4. Said Rasyad 1950 – 1953
5. Taher Samad 1953 – 1956
6. Harun Al Rasyid 1956 – 1958
7. Na’azim Sutam Syarif 1958 – 1959
8. Raharjo 1959 – 1960
9. Syamsu Anwar 1960 – 1961
10. JB. Adam 1961 – 1966
11. Muhammad Noer 1966 – 1975
12. Prof. Drs. Harun Zein 1975
13. Muhammad Zein Chatib 1975 – 1980
14. Kol. Inf. H. Anas Malik 1980 – 1990
15. H. Zainal Bakar, SH 1990 – 1994
16. Ir. H. Nasrul Syahrun 1994 – 1999
17. Drs. Armyn AN 1999 – 2000
18. Drs. H. Muslim Kasim AK, MM Dt. Sinaro Basa 2000 – 2005
19. H. Sudirman Gani, SH. MM 6 April 2005 – 5 September 2005
20. Drs. H. Muslim Kasim AK, MM Dt. Sinaro Basa 2005 – 2010
Secara geografis, Kabupaten Padang Pariaman memiliki luas wilayah 1.328,79 Km2 dengan panjang garis pantai 60,5 Km yang membentang hingga wilayah gugusan Bukit Barisan. Luas daratan daerah ini setara dengan 3,15 persen luas daratan wilayah Propinsi Sumatera Barat. Posisi astronomis Kabupaten Padang Pariaman terletak antara 0°11′- 3°30′ Lintang Selatan dan 98°36″ – 100°40′ Bujur Timur, dengan keadaan iklim tropis yang sangat dipengaruhi oleh angin darat dan curah hujan mencapai rata-rata 352,72 mm/bulan sepanjang tahun 2003.

Secara administrasi Kabupaten Padang Pariaman terdiri dari 17 kecamatan dan 45 Nagari. Daerah ini berbatasan dengan Kota Pariaman yang terletak di tengah Kabupaten Padang Pariaman serta berbatasan dengan; sebelah utara dengan Kabupaten Agam, sebelah selatan dengan Kota Padang, sebelah timur dengan Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar dan sebelah barat dengan Samudera Indonesia.

Penggunaaan lahan (tahun 2003) sebagian besar yaitu 60,78% dimanfaatkan untuk budidaya pertanian, pemukiman 5,56 %, daerah pertambangan sebesar 0,04%, penggunaan lain-lain sebesar 1,92%, sedangkan yang masih diliputi kawasan hutan dan semak belukar tercatat sekitar 31,71%. Penggunaan lahan untuk budidaya pertanian terluas terletak di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, yakni 8.134 ha, sedangkan kawasan hutan terletak di kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam , yakni seluas 10.701 ha.
Keadaan Topografi Kabupaten Padang Pariaman berupa daratan seluas 714,47 km2 atau 59,57 persen dari wilayah daratan merupakan daratan rendah dengan ketinggian antara 0 – 100 meter dari permukaan air laut, sedangkan yang lainnya merupakan daerah bergelombang dan berbukit yaitu dengan ketinggian 100 m sampai 1500 meter dari permukaan air laut. Daerah dataran rendah terletak pada bagian barat yang mendekati pantai, sedangkan daerah bergelombang dan dataran tinggi pada bagian timur dan sebagian bagian utara, dimana pada daerah perbatasan dengan Kabupaten Solok, Tanah Datar, dan Agam adalah merupakan daerah gugusan Bukit Barisan yang membujur sepanjang bagian barat Pulau Sumatera.

Mengacu pada Pendaftaran Pemilih dan Pendataan Penduduk Berkelanjutan (P4B) akhir tahun 2003, jumlah penduduk Kabupaten Padang Pariaman tercatat sebanyak 370.489 jiwa terdiri dari 180.762 laki-laki dan 189.727 orang perempuan. Sedangkan tahun sebelumnya tercatat sebanyak 368.148 jiwa ( 178.025 laki-laki dan 190.123 perempuan)

Perbandingan Penduduk Tahun 2001-2003
Dibanding tahun sebelumnya (2002), penduduk Kabupaten Padang Pariaman pada tahun 2003 mengalami kenaikan 2.341 jiwa atau sebesar 0,64%

Sedangkan tingkat kepadatan penduduk pada periode yang sama terhitung sebesar 278,82 jiwa/km². Jumlah penduduk terbanyak berada di Kecamatan Batang Anai, yakni 41.363 jiwa, sedangkan jumlah penduduk terendah berada di Kecamatan Padang Sago yakni 7.799 jiwa.