IG @ayo.kesumbarFollow Instagram Ayokesumbar

Komunitas Minang Saiyo dirikan Surau di Australia

PADANG- Sejak 2017 lalu, Komunitas minang Saiyo di Sydney Australia melakukan penggalangan dana dan telah mencari properti yang potensial untuk membangun Surau Minang di Sydney.

Komunitas Minang di Australia sudah ada sejak adanya program pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Australia dalam program pengembangan sumber daya manusia sebagai hasil dari Kolombo Plan 1950. Sejak saat itu, banyak para pemuda Minang yang bersekolah di Australia. Mereka kemudian mendapat status warga tetap oleh pemerintah Australia. Mereka membawa keluarga ke sana dan sampai saat ini sudah generasi ke tiga.

Zani Murnia, Konsultan Penerangan, Sosial, dan Budaya KJRI Sydney, yang juga merupakan anggota Minang Saiyo mengungkapkan Surau yang akan dibangun di Sydney ini tidak hanya untuk beribadah tetapi juga mempunyai manfaat yang lain. “Surau Minang nanti diharapkan dapat menjadi tempat beribadah serta berkumpulnya masyarakat muslim Indonesia dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Selain memperkenalkan diri sebagai staf baru di KJRI Sydney, Konsul Imigrasi juga menyampaikan beberapa informasi dan menjawab pertanyaan mengenai visa dan paspor. Walau terkendala hujan dan cuaca yang cukup dingin, tetapi sekitar 100 orang hadir memeriahkan acara tersebut sembari menikmati BBQ, game menarik, dan door prize untuk anak-anak dan juga orang dewasa.

“Selain itu komunitas Muslim Indonesia diharapkan dapat menjadi role model dalam mewarnai masyarakat multikultural di Australia,” tambahnya.

Minang Saiyo juga bertekad membangun perekonomian yang kuat bagi umat Islam di Australia, khusunya warga negara Indonesia.