IG @ayo.kesumbarFollow Instagram Ayokesumbar

Pariwisata Pulau Bangau Di Maninjau

Lubukbasung – Sebuah pulau yang berada di Danau Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, Kabutpaten Agam, Sumatera Barat, menjadi tempat berkembangbiaknya Bangau atau bubulcus ibis.

Rahmad Firdaus selaku wali jorong Tanjung Batuang, mengatakan Bangau tersebut sudah menetap sejak awal 2017 di pulau tersebut. Namun, hanya terdiri dari puluhan ekor saja.

“Saat ini populasi bangau yang dilindungi sekitar ratusan ekor,” katanya.

Dikarenakan banyaknya populasi bangau di lokasi pulau tersebut, maka pulau di beri nama ‘Pulau Bangau’. Lokasi Pulau Bangau ini tidak jauh dari Objek Wisata Lingai, hanya sekitar setengah mil.

Sebelumnya, pulau tersebut bernama ‘Pulau Akai’ sesuai dengan nama daerah di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjungraya.

“Semenjak populasi Bangau banyak, masyarakat kami memberikan nama pulau bangau,” katanya.

Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri menuturkan akan membenahi pulau tersebut untuk menambah daya tarik objek wisata LIngai. Untuk pembenahan yang akan dilakukan pada 2019 ini, pemerintah nagari akan mengajukan dana pada APB Nagari sebesar Rp200 juta.

“Kita memfokuskan untuk mengembangkan potensi objek wisata di daerah ini dalam rangka untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” katanya.

Sementara Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Agam, Ade Putra akan melakukan identifikasi untuk mengetahui berapa jumlah populasi burung itu.

Lalu identifikasi pola penyebaran, pakan dan langkah tindakan konservasi ke depannya.

“Identifikasi ini akan kita lakukan dalam Minggu ini dengan lembaga yang bergerak di bidang burung langka tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, pulau ini bisa diusulkan oleh pemerintah daerah sebagai kawasan essensial atau kawasan di luar kawasan hutan yang memiliki potensi tumbuhan ataupun satwa yang langka dan dilindungi.

Sehingga nantinya kawasan ini selain sebagai upaya konservasi juga dapat dikembangkan sebagai pariwisata seperti kegiatan pengamatan burung (bird watching).(antarasumbar)