IG @ayo.kesumbarFollow Instagram Ayokesumbar

SUMBAR Luncurkan 58 Event Pariwisata Tahun Ini

PADANG – Demi mengejar target 75.000 wisatawan mancanegara, Pemerintah Propinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pariwisata luncurkan 58 agenda pariwisata di berbagai daerah di Sumatera Barat tahun ini.

Irwan Prayitno selaku Gubernur Sumatera Barat mengatakan, cita rasa kuliner Sumatra Barat akan selalu menjadi daya tarik khas daerah tersebut. Oleh karena itu, pihaknya menggunakan brand The Taste of Padang untuk mempromosikan pariwisata di Sumatera Barat.

“Telah ada 58 event yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Sumatra Barat. Malam ini juga kami akan meluncurkan kembali secara resmi Taste of Padang, sebuah tagline yang mewakili Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujarnya saat acara peluncuran, Kamis (8/2/2018).

Turut hadir dalam acara ini Menteri Pariwasata Arief Yahya,, dan Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Oni Yulfian.

Calender of Event 2018 ini terdiri dari 58 event dimana tiga diantaranya termasuk kedalam COE Nasional yaitu Tour De Singkarak, Festival Budaya Minangkabau dan Sawahlunto Internasional Music Festival. Sementara itu 55 lainnya merupakan agenda yang mewakili seluruh daerah Sumatera Barat. CoE Sumatera Barat ini merupakan CoE perdana yang dimiliki Ranah Minangkabau

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang berkesempatan hadir pada acara itu mengatakan pemerintah pusat siap membantu promosi agenda pariwisata yang telah disusun dalam CoE.

“Kalau konten apa saja tidak masalah, semua provinsi pasti akan kita bantu,” ujarnya.

Berdasarkan data BPS, realisasi kunjungan wisman ke Sumbar pada tahun lalu naik 13,34% dari 49.686 orang pada 2016 menjadi 56.313 orang tahun lalu.

Pemerintah pun memproyeksikan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat naik menjadi 75.000 orang pada tahun ini, sedangkan wisatawan nusantara mencapai 8 juta orang. Hal ini juga didorong dengan kehadiran penerbangan langsung Padang – Singapura, yang berdampak dengan banyaknya wisman yang datang langsung ke Sumbar melalui hub Singapura. Tidak lagi masuk melalui pintu bandara seperti Soekarno Hatta, Medan, Batam, ataupun Bali.

“Sumbar potensinya besar tapi performance-nya belum maksimal,” ujarnya.

Kemenpar turut membantu dalam mempromosikan pariwisata Sumbar ke sejumlah roadshow di Eropa, Singapura, Thailand dan Malaysia. Selain itu, juga memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara berskala nasional pada tahun ini, seperti Tour de Singkarak pada 5-14 September, Sawah Lunto International Music Festival pada 19-21 Oktober, hingga Festival Budaya Minangkabau pada 29- 2 Desember mendatang.
Untuk mencapai target kunjungan wisman dan wisnus ke Sumbar, Kemenpar bakal memberikan sejumlah dukungan, baik dari sisi pemasaran maupun wilayah.(LR)