Soup Sum-Sum Sapi

Anda pencinta soup sum-sum sapi? Harus mencoba suguhan menu nasi soup ala Syarifuddin, yang terletak di Jalan Jati Baru II No.7 Padang. Bukan hanya menu soup yang khas, namun pelayanannya sangat prima dan berada pada pondok serba hijau yang sangat adem.

Awalnya, mungkin anda terkejut ketika dihidangkan semangkuk soup berisi beberapa tulang sapi, sepiring nasi berhiaskan bawang goreng dan kerupuk merah, serta beberapa pergedel kentang, lengkap dengan sedotan dan pisau kecil. Namun, ketika anda mulai mencoba santapan ini, ditanggung kecanduan. Karena, mulai dari aroma soup yang khas, perpaduan bumbu-bumbu alami ala Syarifuddin, hingga, sentuhan rasa sum-sum tulang yang lezat, akan berpadu dalam mulut anda.

Jadi…setiap suapan akan terasa sangat istimewa. Apalagi, jika mulai menyedot sum-sum tulang, nikmatnya luar biasa. Tidak ada rasa anyir lagi, karena bumbunya sangat terasa. Bak memakan santapan paling berkelas sedunia.

Pemilik warung nasi soup ini, Syarifuddin menjelaskan, dirinya sudah 16 tahun berjualan nasi soup sum-sum tulang sapi ini. Lokasinyapun tak pernah berubah, tetap di kawasan jati baru tersebut. sehingga, para pelanggan yang sudah mencapai ratusan orangpun tak akan lupa dimana mereka bisamenikmati soup kesukaan mereka.

“Dulu saya jualan daging, tapi karena istri saya mahir membuat soup, jadinya saya banting stir menjadi penjual soup sum-sum tulang sapi.” Ungkap Syarifuddin, yang menjelaskan, setiap hari bisa menghabiskan sekitar enam hingga delapan ekor sapi untuk dijadikan soup tersebut.

selain soup sum-sum, para penikmat soup juga bisa meminta soup daging. Tapi yang jelas warung ini serba soup deh. Berbicara soal harga, anda tidak perlu khawatir, karena hanya dengan Rp15.000 saja, satu porsi soup sudah bisa anda nikmati sepuasnya. Dan jika ingin menambah dengan minuman berupa teh es, atau juice jeruk, anda cukup menambah biaya Rp3.000 saja. Tak lupa Rp1.000 untuk sebuah pergedel kentang nan lezat.

Dan ketika koran ini berbincang dengan salah seorang langganan Syarifuddin, dua jempolpun diberikannya, tanda makanan racikan Syarifuddin dan istrinya tersebut sangat mantap. “Saya sudah beberapa tahun jadi langganan nasi soup di sini. Rasanya enak, gurih, dan membuat ketagihan,” tutur Putra (25), sambil menyeruput sum-sum dengan sebuah sedotan putih.

Peluh yang bercucuran di wajah Putra, menjadi sesuatu yang menarik, karena menurut Putra dengan makan nasi soup tersebut, Putra jadi memiliki semangat baru untuk memulai aktivitas. “Pokoknya anda harus mencoba soup lezat ini, bila mampir ke Kota Padang,” pungkasnya.(*)