Pembalap Pembalap Iran Dominasi Etape Kelima

aPembalap Iran kembali mendominasi etape kelima balap sepeda Tour de Singkarak 2013, menempuh jarak 138.5 kilometer, setelah dua pembalapnya, Amir Kolohdozhag dan Ghader Mizbani Iranagh, yang tergabung dalam Tim Tabriz Petrochemical Cycling, mencapai garis finis di posisi pertama dan kedua dengan waktu 3 jam, 39,56 menit.

Ghader Mizbani berhak atas rompi kuning, tanda pimpinan sementara lomba. Juara  Tour de Singkarak 2011 ini menggeser rekan setimnya, Alireza Asgharzadeh. Ia mencatat waktu 15 jam. 27,15 menit di lima etape ini.

Ghader mengaku, etape kelima ini terberat dibandingkan dengan empat etape sebelumnya. Namun, ia berhasil melewatinya dengan baik. “Kami bisa pertahankan rompi kunimh untuk Tim Tabriz,” ujarnya, Kamis 6 Juni 2013.

Posisi ketiga diraih pembalap asal Spanyol, Oscar Pujol Munoz. Juara Tour de Singkarak tahun lalu ini, mencatat waktu 3 jam, 47,59 menit. Catatan waktunya ini masih berselisih 8 menit, 3 detik dengan dua pembala Iran tersebut.

Etape kelima ini diikuti 106 pembalap dari 24 negara ini. Mereka start di Kota Sawahlunto menuju Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan.

Para pembalap melewati tiga titik  tanjakan. Tanjakan pertama di kilometer 2, dimenangi Junrey Navara dari Tim LBC MVPSF Cycling Pilipinas. Navara Disusul Fakhruddin Nur Amirul Marzuki dari Terengganu Cycling Team.

Tanjakan kedua, dengan kecuraman level 1 pada kilometer 59 di Bukik Sileh, dirajai Amir Kolahdozhagh dan disusul Ghader Iranaghi Mizbani. Masing-masing mendapatkan poin 10 dan 7.

Dua pembalap Tim Tabric Petrochemical Cycling yang mendominasi  etape ini, juga merajai tanjakan dengan level 3. di kilometer 75.5, Talago Gadang. Amir mendapatkan poin lima dan Ghader meraih 3 poin.

Dengan mengumpulkan 16 poin di etape kelima ini, Amir menggeser Pembalap Belgia Johan Coenen, dengan total 30 poin. Sementara, Coenen di posisi kedua dengan 25 poin.

“Hasil ini sesuai dengan yang direncanakan tim,” ujar Amir. Pembalap berusia 20 tahun ini, mengaku senang bisa mempertahanlan klasemen beregu dan meraih rompi tutul-tutul (polka dot)

Sementara itu pada perebutan poin sprint, di Kota Solok, Fakhruddin Nur Amirul Marzuki dari Terengganu Cycling Team tampil sebagai pemenang. Pembalap asal Malaysia ini meraih 5 poin plus bonus 3 poin.

Pada intermediate sprint kedua, di Surian, Ghader Iranagh Mizbai tampil dominan. Pembalap Iran ini meraih 3 poin plus bonus 3 poin. Disusul rekan setimnya, Amir Kolahdozhag.

Pemegang rompi hijau pimpinan poin sprint Jerry Aquini, mempertahankan rompinya meskipun kalah di etape ini. Pembalap Team 7 Eleven Presented By Roadbike Philippines ini berahan dengan poin 15. Ia dibayang-bayangi pembalap asal Iran, Hossein Nataghi di posisi kedua dengan 12 poin.

Sementara, pembalap Tim Indonesia, Aiman Cahyadi, berhasil menggeser seniornya Tonton Sutanto dari Tim Putra Perjuangan Bandung. Ia meraih rompi merah putih dengan total waktu 19.25.03. “Kami berhasil merebut kembali rompinya,” ujar Aiman.

Adapun klasemen sementara di lima etape ini, masih dikuasai Tim Tabriz Petrochemical dengan total waktu 57 jam, 35,48 menit. Di posisi kedua Tim Budget Forklifts dari Australia (58;03.37). Tim Indonesian di posisi ketiga (58;14.06).