Dijadikan Rute Tour de Singkarak 2013, Solok Selatan Renovasi Rumah Gadang

saribu-rumah-gadang-2Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat merenovasi rumah gadang untuk menyongsong balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) yang melibatkan 25 tim dari sejumlah negara pada 2-9 Juni 2013. “Kita sudah mengalokasikan anggaran di APBD tahun ini sekitar Rp 4,8 miliar untuk persiapan agenda skala internasional tersebut. Mudah-mudahan Solok Selatan lolos dari penilaian komisi teknis TdS,” kata Sekda Kabupaten Solok Selatan, Fachril Murad di Padang, Jumat (15/2/2013).

Ia mengatakan, besaran anggaran terutama untuk renovasi rumah gadang diutamakan untuk pembenahan toilet supaya dapat disesuaikan dengan kebiasaan wisatawan asing.

Solok Selatan dijuluki daerah 1.000 rumah gadang karena masih banyak berdiri rumah yang berarsitektur khas Minangkabau tersebut. Kondisi itu tentu merupakan satu daya tarik bagi peserta TdS dari mancanegara itu. Oleh karena itu, sangat penting dilakukan pembenahan sehingga saat pelaksanaan TdS dapat dijadikan tempat istirahat bagi peserta TdS dalam maupun luar negeri.

“Kita berupaya untuk membuat tamu-tamu dari mancanegara dalam TdS nantinya merasa nyaman, termasuk ketika datang ke rumah gadang dan masyarakat pemiliknya sudah mendukung,” ujarnya.

Berikutnya persiapan secara fisik infrastruktur jalan yang akan dilintasi rute TdS, menurut Fachril, sudah memadai dan kondisi badan jalan cukup bagus. Kendatipun ada jalan yang sedikit berlobang sudah ada instansi terkait mengalokasikan anggaran untuk perbaikan, sehingga tak ada hambatan untuk persiapan TdS.

Pemkab Solok Selatan menawarkan rute Alahan Panjang Solok-Muaro Labuh dan Muaro Labuh-Padang Aro di depan kantor bupati, tapi tentu keputusan dari komisi teknis nantinya.

Kita berupaya untuk membuat tamu-tamu dari mancanegara dalam TdS nantinya merasa nyaman, termasuk ketika datang ke rumah gadang dan masyarakat pemiliknya sudah mendukung.
– Fachril Murad

Sedangkan pada aspek pengamanan sudah dikoordinasikan jajaran Polres setempat, serta sosialisasi terus digencarkan ke masyarakat di masjid dan kegiatan masyarakat lainnya, termasuk dengan spanduk yang akan dipasang.

“Kita sangat berkepentingan Solok Selatan menjadi daerah yang masuk rute TdS, sehingga daerah ini akan terangkat dan dikenal lebih luas,” katanya.

Selain itu, rombongan dan peserta TdS juga akan disuguhkan dengan keindahan alam terutama hijaunya hamparan kebun teh dan potensi wisata lainnya. “Kita berharap peserta balap sepeda TdS bersama timnya tahu bahwa teh yang dikonsumsinya selama ini produksi dari Solok Selatan,”