Taman Satwa Kandi Sawahlunto

Alternatif Wisata Sawahlunto, Taman Satwa Kandi

Untuk memajukan pariwisata Sawahlunto, pemerintah Sawahlunto mulai mencari alternatif obyek wisata buatan agar semakin banyak wisatawan berkunjung ke daerah ini. Muncullah ide untuk mengubah lahan bekas tambang seluas 15 ha menjadi taman wisata dan dari keseluruhan luasnya setidaknya sudah dimaksimalkan sekitar 5 ha menjadi Taman Satwa Kandi.

Untuk menuju Taman Satwa Kandi kita harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 menit dari pusat kota Sawahlunto. Dalam perjalanan kita akan melewati sebuah danau yang dulunya merupakan lubang galian tambang batubara. Hal tersebut terjadi dikarenakan jebolnya sungai di dekat lokasi tambang yang akhirnya menggenangi areal pertambangan tersebut hingga sekarang.

Taman Satwa Kandi ini seperti halnya taman margasatwa yang lain. Kita dapat melihat-lihat berbagai macam hewan yang dipelihara di sana. Koleksinya memang tidak terlalu banyak tetapi cukup memberikan kesenangan tersendiri. Yang menjadi perhatian begitu masuk adalah dua ekor siamang yang suaranya sangat nyaring. Primata berwarna hitam itu memiliki kantung di tenggorokannya yang berfungsi seperti terompet sehingga suara mereka benar-benar nyaring.

Taman margasatwa ini juga memiliki tempat penangkaran kupu-kupu. Kita dapat melihat berbagai jenis kupu-kupu dan juga kepompong yang dikembangbiakkan di sana. Selain kupu-kupu yang dikembangbiakkan, kita juga bisa melihat berbagai jenis kupu-kupu cantik yang telah diawetkan.

Selain melihat-lihat hewan, di taman margasatwa ini kita juga bisa berkeliling naik kuda atau gajah. Kita juga bisa berwisata air naik perahu naga berkeliling Danau Tandikat di areal taman satwa tersebut. Untuk yang senang tantangan adrenalin pun di sana terdapat wahana flying fox yang jalurnya menyebrangi Danau Tandikat, namun sayang terlalu pendek jalurnya sehingga kita kurang merasakan sensasinya. Menurut pihak pariwisata, Taman Margasatwa Kandi memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengunjungi Sawahlunto, terutama bagi wisatawan domestik setempat karena menawarkan alternatif wisata selain wisata sejarah.

 

narasumber:citilinkstory.com