SMA Negeri 2 Bukittinggi Pilot Project Sekolah Kewirausahaan


Bukittinggi – Salah satu spendidikan kewirausahaan, kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 kota Bukittinggi diundang pemerintah pusat untuk mewakili propinsi Sumatera Barat guna mengikuti pendidikan kewirausahaan Minggu lalu, dimulai dari tanggal 16 hingga 20 November 2016, Wakil Kurikulum SMA Negeri 2 kota Bukittinggi sebagai penanggung jawab kegiatan kewirausahaan untuk mempretasikan dihadapan 204 sekolah se Indonesia.

Dari hasil itu, Alhamdulillah SMA Negeri 2 kota Bukittinggi mendapat nomor satu, ini prestasi yang sangat luar biasa, ucap Kepala sekolah SMA Negeri 2 kota Bukittinggi Hj.Ermizar, S.Pd, Msi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (28/11).

Walikota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH. dalam keterangannya mengatakan SMA Negeri 2 Bukittinggi sebagai pilot project sekolah yang mengutamakan kegiatan wirausaha di Sumatera Barat, Ia pun menjelaskan pentingnya jiwa wirausaha dalam diri setiap siswa, apalagi di tengah persaingan dan semakin terbatasnya lapangan kerja yang tersedia. Untuk itu dibutuhkan pribadi yang kreatif dan inovatif serta mampu bersaing untuk tetap bertahan. Apalagi pada masyarakat Minang, jiwa wirausaha telah mendarah daging dan menjadi budaya di tengah masyarakat.

Ramlan Nurmatias juga menghimbau seluruh stakeholder pendidikan terutama orang tua dan guru untuk mendorong siswa meningkatkan kemampuan hidup atau life skill. “Kita akan mempersiapkan generasi muda yang kompleks, yaitu tidak hanya mampu secara intelektual akademik, namun juga memiliki kemampuan menciptakan kesempatan sendiri dan bermanfaat bagi orang banyak”, terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, Drs. Burhasman Boer, MM mengungkapkan Bukittinggi merupakan daerah yang komit terhadap dunia pendidikan. Termasuk dengan pengembangan kegiatan ektrakurikuler sekolah.

Menurutnya life skill baik itu kemampuan wirausaha, kemampuan seni dan budaya serta kemampuan menguasai bahasa asing merupakan kunci utama dalam mendapatkan kesempatan di era globalisasi.