English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Bukittinggi kembali perpanjang PPKM level tiga

Pemerintah Kota Bukittinggi resmi memperpanjang penerapan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga hingga 09 Agustus 2021, mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 29 tahun 2021.

“Wali Kota Bukittinggi telah mengeluarkan Surat Edaran sebagai pedoman kegiatan masyarakat selama penerapan PPKM level tiga yang mulai diberlakukan hari ini 03 Agustus hingga Senin 09 Agustus nanti,” kata Kabag Humas Pemkot Bukittinggi, Yulman Yudhistira, Selasa.

Yulman Yudhistira menjelaskan, surat edaran ditujukan kepada seluruh SKPD Pemerintah Kota, Camat se-Kota Bukittinggi, Pelaku usaha, Pengurus rumah ibadah dan seluruh masyarakat Kota Bukittinggi.

Sementara itu dalam surat edaran yang meneruskan instruksi Mendagri dalam rangka pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 itu, Wali Kota Erman Safar menuliskan beberapa ketentuan selama aturan PPKM level tiga dilakukan.

Dalam proses belajar mengajar seluruh perangkat pendidikan di Sekolah, Akademi dan tempat pelatihan lainnya dilakukan secara dalam jaringan (daring).

Dalam ketentuan lainnya meliputi kegiatan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan kerja dengan aturan 75 persen dilakukan secara WFH atau dilakukan dirumah.

Aturan selanjutnya tentang operasional pasar rakyat atau pasar tradisional dan sejenisnya yang diizinkan beroperasi dengan menerapkan prokes seperti memakai masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak.

Selain itu, ada beberapa aturan yang menerapkan aturan pembatasan kapasitas dan pelarangan seperti kapasitas 25 persen rumah makan dan pelarangan kegiatan pertandingan olahraga dan sejenisnya yang melibatkan adanya penonton.

Sementara itu Kota Bukittinggi ditetapkan sebagai salah satu dari 18 Kabupaten Kota di Sumatera Barat yang diputuskan untuk memperpanjang PPKM level tiga.

“Sesuai Inmendagri no 29 tahun 2021, Kota Bukittinggi perpanjang PPKM Level 3, semoga Allah lindungi kita semua, Aamiin, keepstrong,” kata Erman Safar dalam tulisannya dilansir dari antarasumbar.com.

Sebelumnya, Kota Bukittinggi juga telah menerapkan aturan PPKM Mikro, PPKM Darurat dan level tiga, beberapa pembatasan dilakukan seperti penutupan objek wisata dan penyekatan jalan.