English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Dragon Boat Ditutup, Tim Indonesia Juara Cabang Internasional

Dragon Boat merupakan sebuah event tahunan yang diadakan oleh Kota Padang, pada Minggu (9/6), kegiatan yang berhasil membawa Kota Padang menerima penghargaan dunia ini resmi ditutup. Event tersebut ditutup langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Dengan berakhirnya event tersebut, ternyata menghasilkan prestasi yang cemerlang bagi negara Indonesia. Hal tersebut dikarenakan kategori lomba internasional yang digelar, membuat nama Indonesia keluar sebagai juaranya. Sehingga secara otomatis Indonesia menjadi negara terbaik dari kedelapan negara yang mengikuti kategori internasional tersebut. Tim Indonesia berhasil menjadi juara I, mengungguli negara tetangga Malaysia di peringkat II, dan negara kangguru Australia pada peringkat III. Hal tersebut tentunya adalah suatu prestasi yang sangat baik yang berhasil diraih oleh Indonesia. Kemenangan tersebut juga disambut dengan gembira oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo.

“Saya sangat senang Indonesia dapat menjadi yang terbaik. Hal ini juga merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Sekaligus membuktikan bahwa Indonesia belum mati untuk mendapatkan prestasi. Juga memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam cabang dayung. Jadi tergantung bagaimana cara mengembangkan potensial yang ada tersebut,” katanya, Minggu(9/6).

Sedangkan untuk pelaksanaan event, ia berharap agar event ini jangan mati di Kota Padang. Karena menurutnya Dragon Boat tersebut adalah event yang sangat bagus. Ia berpesan agar walikota Padang yang baru nantinya dapat terus mempertahankan event yang telah lekat dengan Kota Padang tersebut. “Saya tahu walikota Padang saat ini, sebentar lagi akan habis masa jabatannya. Jadi saya berpesan, agar walikota penerus selanjutnya jangan membunuh event ini. Karena dengan dianugerahinya event oleh International Dragon Boat Federation (IDBF), Kota Padang pastinya telah dilirik oleh mata internasional,” jelasnya.

Namun sayang, hasil baik yang diraih oleh Indonesia tersebut ternyata berbanding terbalik dengan Kota Padang sebagai tuan rumah. Karena disaat Indonesia berhasil meraih peringkat pertama, Kota Padang tidak berhasil mendapatkan peringkat I pada kategori lomba manapun. Baik itu dalam kategori Open 12 Kru PA, Open 12 Kru PI, Open 22 Kru PA, 12 Mix, dan 22 Mix. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah kejanggalan, dikarenakan sebagai tuan rumah seharusnya tim Kota Padang mempunyai beberapa keuntungan. Seperti dukungan yang besar, ataupun menguasai medan pertandingan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KONI Sumbar, Syahrial Bakhtiar menggapi hal tersebut dengan dingin. Karena menurutnya, atlet Kota Padang telah berjuang, namun belum berhasil mendapatkan hasil yang terbaik. Ia berharap agar event selanjutnya Tim Kota Padang mampu menunjukkan prestasi yang lebih baik. “Para atlet telah berjuang. Namun belum berhasil mendapatkan peringkat terbaik. Tapi semoga pada event selanjutnya Kota Padang dapat menunjukkan eksistensinya dalam berprestasi,” harapnya.

Adapun nama-nama yang tampil sebagai juara dalam event tersebut untuk masing-masing kategori adalah, pada kategori Open 12 Kru PA, peringkat pertama diraih oleh Tim Podsi Riau, peringkat kedua Kalimantan Barat, dan peringkat ketiga Sarolangun Jambi. Untuk kategori Open 22 Kru PA, peringkat pertama dimiliki oleh Muaro Jambi, peringkat kedua dimiliki Podsi Riau, ketiga diisi oleh Sarolangun Jambi. Kategori open 12 Kru PI, peringkat pertama diraih oleh Podsi Riau, kedua Podsi Padang, ketiga Batang Hari Jambi. Kategori lainnya adalah 12 Mix (campuran), juara pertama adalah Podsi Riau, juara kedua DKI Jakarta, dan juara ketiga untuk Kota Padang. Sedangkan untuk kategori 22 Mix, juara pertama dimiliki Muaro Jambi, peringkat kedua diisi Podsi Riau, dan peringkat ketiga diraih oleh Sarolangon Jambi. Sehingga dengan hasil tersebut menobatkan Riau sebagai juara umum, sekaligus berhasil mempertahankan gelarnya pada event yang sama untuk kedua kalinya. Kategori lainnya adalah kategori antar satuan, di mana juara pertama adalah Satrolda Polair Sumbar, peringkat kedua Korem 032 Wirbraja, dan peringkat tiga diraih Marinir Padang. (*)