English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Menghadiri Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman

Pariaman – (Sumbar.Travel) Ribuan masyarakat dari berbagai daerah ikut serta meramaikan puncak Pesta Budaya Tabuik yang dihelat oleh Pemerintah Kota Pari aman Sumatera Barat (Sumbar).

Festival Tabuik merupakan salah satu tradisi tahunan di dalam masyarakat Pariaman. Festival ini telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu dan diperkirakan telah ada sejak abad ke-19 masehi. Perhelatan tabuik merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Sejarah mencatat, Hussein beserta keluarganya wafat dalam perang di padang Karbala.

Tabuik terdiri dari dua macam, yaitu Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang. Keduanya berasal dari dua wilayah berbeda di Kota Pariaman. Tabuik Pasa (pasar) merupakan wilayah yang berada di sisi selatan dari sungai yang membelah kota tersebut hingga ke tepian Pantai Gandoriah. Wilayah Pasa dianggap sebagai daerah asal muasal tradisi tabuik. Adapun tabuik subarang berasal dari daerah subarang (seberang), yaitu wilayah di sisi utara dari sungai atau daerah yang disebut sebagai Kampung Jawa.

Setiap tahunnya puncak acara tabuik selalu disaksikan puluhan ribu pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Sumatera Barat. Tidak hanya masyarakat lokal saja, festival ini pun mendapat perhatian dari banyak turis asing yang membuatnya menjadi perhelatan besar yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

Pantai Gandoriah yang menjadi titik pusat perhatian seakan menjadi lautan manusia, khususnya menjelang prosesi tabuik diarak menuju pantai. Karenanya, jika ada kesempatan, tidak ada salahnya jika festival tabuik ini menjadi alternatif agenda wisata Anda di tahun yang akan datang

Pelaksanaan Hoyak Tabuik tahun ini dilaksanakan tanggal 23 September 2018, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Oni Yulfian turut hadir dalam pelaksanaan Hoyak Tabuik 2018, apresiasi penuh diberikan Dinas Pariwisata Sumatera Barat terhadap pelaksanaan Tabuik 2018.