Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Kunjungan Wisatawan ke Solok Selatan Terus Meningkat, Ini Rahasianya

Padang Aro  – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sejak tiga tahun terakhir terus meningkat walaupun tidak terlalu signifikan sehingga PAD dari sektor ini juga naik setiap tahun.

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Budaya Solok Selatan, Yolni Hendra di Padang Aro, Rabu, mengatakan pada 2015 kunjungan wisatawan 27.500 orang, naik cukup tinggi pada 2016 mencapai 31.193 orang, dan 2017 naik lagi menjadi 31.792 wisatawan.

“Kami setiap tahun terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Solok Selatan dengan berbagai promosi,” katanya.

Untuk kunjungan wisatawan mancanegara paling tinggi terjadi pada 2015 sebanyak 2.123 orang, dan pada 2016 turun drastis menjadi 105 wisman, dan 2017 juga hanya 180 orang.

Dia menyebutkan, tahun ini pihaknya mempersiapkan brosur dan pamflet untuk promosi destinasi wisata unggulan Solok Selatan guna menarik minat wisatawan.

Selain itu pihaknya juga sudah menjalin kerja sama dengan hotel Grand Inna dan memasang baliho besar di sekitar kawasan bandara.

“Dengan berbagai upaya ini diharapkan kunjungan wisatawan bisa meningkat setiap tahun ke daerah ini,” ujarnya.

Pemerintah setempat saat ini belum bisa menargetkan kunjungan wisatawan untuk 2018 karena destinasi unggulan yakni kawasan saribu rumah gadang belum direvitalisasi.

“Kalau revitalisasi saribu rumah gadang sudah selesai kami baru bisa memasang target kunjungan,” katanya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mencanangkan revitalisasi kawasan aaribu rumah gadang yang menyabet juara pertama dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 pada kategori kampung adat terpopuler.

“Nanti revitalisasi ini sekaligus merupakan prototipe untuk rumah gadang yang ada di Sumatera Barat khususnya juga di seluruh pelosok Tanah Air,” kata Presiden dalam sambutannya saat Peringatan Hari Pers Nasional di Danau Cimpago, Padang pada 9 Februari 2018.

Menurut Presiden, pemerintah diharapkan dapat menyelesaikan pembangunan ini pada 2018.

Solok Selatan dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang pontensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata, seperti sumber air panas, jalur pendakian Gunung Kerinci, rumah-rumah adat dan istana raja, kemudian jejak-jejak perjuangan pada masa penjajahan dan penyebaran agama Islam di daerah itu.

Pemerintah setempat sekarang juga sedang gencarnya mengembangkan pariwisata untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Sebagain besar destinasi wisata di Solok Selatan dikelola oleh masyarakat sekitar dan pariwisata unggulan kabupaten itu adalah kawasan saribu rumah gadang, goa batu kapal dan jalur pendakian Gunung Kerinci. 

Sumber : sumbar.antaranews.com