English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Makin Aman. Pelaku Wisata di Kota Padang, Sumatra Barat Diberi Panduan Protokol Kesehatan

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang menggelar Sosialisasi Panduan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) berbasis CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) bagi para pelaku usaha wisata di Kota Padang.

Program CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan hidup adalah upaya untuk mendorong pelaku industri pariwisata termasuk hotel dan restoran serta masyarakat yang sehari-harinya berusaha di destinasi wisata agar menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sosialisasi ini dilaksanakan mulai 30 November hingga 2 Desember 2020, dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang yang berasal dari unsur diantaranya, aparat kecamatan dan kelurahan, Pokdarwis, Pelaku Ekonomi Kreatif, Petugas Kebersihan, Pengelola Destinasi Wisata dan Pengusaha Homestay

“Sosialisasi ini juga merupakan wujud kerjasama antara Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Pusat guna memulihkan kembali sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi global Covid-19,” ujar Hendri Septa, Plt Wali Kota Padang .

Hendri menambahkan, bahwa CHSE juga berfungsi sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi standar protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan hidup.

“CHSE merupakan hal yang sangat penting untuk industri pariwisata khusunya bagi pelaku usaha hotel dan restoran guna meningkatkan kembali kepercayaan wisatawan. Upaya ini dilakukan agar dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat berkunjung ke Kota Padang,” ulasnya.

Selanjutnya, Hendri juga menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi dengan diselenggarakan kegiatan sosialisasi implementasi program CHSE ini, dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pemahaman bagi SDM pelaku usaha dan industri Kota Padang.

“Dan pada gilirannya diharapkan dapat membangkitkan kembali geliat pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Padang pada masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian mengatakan, sosialisasi ini bermaksud memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat yang berada di destinasi wisata agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sebagai upaya untuk memutus mata rantai Covid-19.

Adapun pemateri dalam sosialisasi ini yakni, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Kepala BPBD Kota Padang dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang. (*)