English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Mutiara Tersembunyi di Pesisir Kabupaten Agam, Laguna Alami Tiku

Sumatera Barat memiliki pesona yang menakjubkan. Selain kaya akan budaya, provinsi ini juga memiliki kaya pemandangan alam, salah satunya Laguna Tiku. Laguna merupakan danau air asin alami dekat pantai yang dahulu merupakan bagian laut yang dangkal.

Pada Peristiwa geografi membuat Laguna Tiku terpisah dari laut ini terletak di Jorong Sungai Nimbuang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Masyarakat setempat menyebut daerah ini dengan Muaro Putuih atau Muara Mati.

Sejumlah masyarakat juga menemukan pensi dan langkitang atau sejenis kerang kecil berwarna hitam keabuan diperairan dangkal sebelum Laut Tiku ini.

Banyaknya kerang pensi dan langkitang di sekitaran laguna menjadi salah satu mata pencaharian warga sekitar.

Jika Anda termasuk pecinta fotografi, Laguna Tiku akan menjadi spot favorit. Apalagi, saat matahari mulai keperaduannya, ajaib sekali pemandangannya.

Di objek wisata bahari ini terdapat potongan kayu bekas tebangan warga yang diletakkan tepat pada tepian bibir laguna.

Pohon kayu unik berduri ini tentu akan menjadi objek fotografi yang menarik untuk diabadikan. Selain itu, pada penghujung sore, mata pengunjung akan dimanjakan dengan penampakan matahari terbenam yang begitu indah.

Karena hal ini laguna Tigu langsung terhubung dengan Laut Tiku yang tentunya menjadi spot keren untuk memotret sunset dilansir dari Liputan6.com.

Selain memiliki pemandangan laguna yang sangat menakjubkan, pada seberang sisi kiri laguna kita akan tertarik dengan keindahan susunan pohon kelapa menyerupai hutan.

Tak hanya itu, saat siang menjelang sore, pengunjung laguna ini akan dimanjakan dengan pemandangan sekumpulan kawanan kerbau yang akan mandi untuk mendinginkan badan mereka dibawah terik matahari.

Segala penampakan tersebut sangat epik untuk dinikmati ketika piknik bersama keluarga karena tepian laguna juga terdapat tanah lapang seperti padang rumput kecil.

Hutan pohon kelapa untuk menambah keindahan bersantai bersama keluarga.
Menciptakan lukisan alam yang menakjubkan, dari kolaborasi keindahan laut, laguna, dan nyiur melambai dari pohon kelapa.

Lokasi laguna sebenarnya ini cukup mudah untuk ditemukan, berada di tepian jalan utama Padang Pariaman–Lubuk Basung.

Dengan jarak tempuh sekitar lebih 100 km dari Kota Padang, atau sekitar 2-3 jam berkendara. Lokasi ini merupakan jalan lintas menuju ke Kabupaten Pasaman Barat, atau objek wisata Danau Maninjau dengan kelok 44-nya.

Masyarakat sekitar juga sangat menginginkan jika nantinya akan ada investor yang dapat menata lokasi tersebut. Sehingga dapat menjadi lebih nyaman untuk wisatawan karena masih belum ada fasilitas apa pun yang ada pada laguna ini.

Pemerintah setempat juga tampaknya belum begitu melirik potensi besar ini. Padahal, keindahan Laguna Tiku sungguh memikat hati tiap pengunjung yang mendatangi lokasi ini.

Karena belum adanya fasilitas apa pun yang tersedia tentu mengurangi minat turis lokal ataupun domestik untuk berkunjung ke tempat ini lagi.

Laguna Tiku tentu akan menjadi sebuah objek wisata yang sangat unik jika dapat dikelola dengan baik. Saat sudah banyak masyarakat luar tertarik dan terus berkunjung, ekonomi masyarakat sekitar juga akan meningkat.