Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Pantai Carocok

Pantai CarocokTak banyak orang yang kenal nama Madam Van Kampen, perempuan asal Portugis yang meninggalkan prasastinya di salah satu pulau di Pantai Carocok, Painan, Kabupaten Pessel, Sumatera Barat.

Pantai yang indah dengan latar belakang Teluk Painan menyajikan bermacam panorama menarik dan membuat bangsa Portugis meninggalkan jejak kehadirannya di pantai tersebut.

Berjarak sekitar 400 meter dari bibir pantai, terdapat Pulau Cingkuak dengan luas mencapai 4,5 Ha. Pulau yang banyak dikunjungi para pelancong tersebut menyimpan berbagai bukti peninggalan sejarah kolonial di Pesisir Selatan yang pada zaman itu merupakan pusat perekonomian dan pelabuhan Pantai Barat Sumatra. Tentunya bisa dibayangkan betapa ramainya kawasan tersebut pada masa kejayaan bangsa Eropa di Painan. Sisa-sisa kejayaan tersebut hingga sekarang masih kokoh berdiri mengingatkan siapa saja yang berkunjung.

Salah satu cagar budaya dan bukti sejarah kejayaan Portugis di kawasan Pantai Barat Sumatera tersebut yakni ditemukannya benteng Portugis dan Prasasti Madam Van Kampen di Pulau Cingkuak.

Pulau ini sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama remaja yang melakukan kegiatan alam seperti hiking dan kemping, dan juga merupakan objek kajian Balai Arkeologi setiap tahunnya.

Pulau Cingkuak merupakan salah satu panorama yang bisa dijumpai saat para pelancong menikmati keindahan Pantai Carocok. Konon kabarnya, pantai tersebut memiliki fasilitas umum yang bisa dibilang komplit! Sebut saja hotel, restoran, dan berbagai lokasi hiburan terapung bisa dijumpai di pantai tersebut.

Penelusuran tim Padang-Today ke lokasi tersebut beberapa waktu lalu ke Pantai Carocok menyisakan kenangan yang tak terlupakan.

“Pantai indah yang mulai tertata rapi!” kira-kira seperti itu tanggapan anak-anak yang berkunjung waktu itu untuk menghabiskan waktu luang di penghujung minggu.

Menakjubkan bila Anda sempat menghabiskan waktu untuk menunggu matahari tenggelam di ufuk barat. Saat cuaca cerah, pemandangan bola api yang tenggelam di ujung lautan tanpa tepi terpampang dengan vulgarnya. Pemandangan indah dan menakjubkan!

Konon kabarnya, Pantai Carocok mulai ramai dikunjungi para wisatawan sejak tahun 80-an. Di era sebelum tahun 80-an, hanya beberapa masyarakat setempat yang sering menghabiskan waktu untuk menikmati suasana pantai. Tentunya, masa sebelum tahun 80-an keindahan Pantai Carocok akan terlihat asri dan virgin. Pastinya tak banyak orang yang bisa menikmati suasana waktu itu.

Untuk mempermudah para peminat pantai untuk menikmati indahnya pantai itu, Padang-Today mencoba untuk memetakan lokasi wisata Pantai Carocok. Secara keseluruhan, objek wisata Pantai Carocok memiliki dua kawasan utama –dalam dan luar. Kawasan luar yang dapat dinikmati adalah pemandangan laut lepas nan tak hentinya menampilkan keelokkan. Di lokasi luar objek wisata, pelancong bisa menjumpai beberapa fasilitas seperti warung makanan dan minuman, tempat beribadah (mushalla), fasilitas sanitasi (MCK), tentunya tempat parkir. Khusus lokasi tersebut, Anda tidak akan dipungut bayaran apa pun.

Tak puas bila saat berkunjung ke sana tidak menikmati fasilitas yang tersedia di bagian dalam pantai yang terkenal berpasir bersih itu. Begitu melangkahkan kaki untuk memasuki bagian dalam kawasan pantai tersebut, petugas retribusi akan memungut bayaran pada para pengunjung. Petugasnya ramah-ramah kok, dan bayarannya dijamin pasti terjangkau! Berapa biaya pastinya, silahkan berkunjung aja ke sana, dijamin gak bakalan kantong kita bolong!

Sebagai pusat objek wisata, Pantai Carocok dilengkapi berbagai fasilitas yang dijamin membuat pengunjung dapat menghabiskan waktu untuk bersantai. Selain menikmati laut lepas tanpa batas, pengunjung bisa menikmati nyamannya bersantai di gazebo sambil menikmati makanan ringan. Jembatan apung dan pentas apung akan memberikan pengalaman bagi pengunjung.

Jembatan apung dari kayu yang pondasinya terbuat dari semen dilapisi aspal beton itu memanjang dari tepi pantai ke laut –layaknya dermaga. Gak nyangka juga, ternyata ada dari salah satu jembatan apung yang langsung menghubungkan pengunjung ke Pulau Batu Kereta. Jarak pulau tersebut ke bibir pantai emang gak jauh, hanya 100 meter! Pada setiap persimpangan jembatan didirikan gazebo untuk bersantai menikmati indahnya pemandangan yang disajikan Pantai Carocok.

Sedangkan pentas terapung dimanfaatkan pada waktu-waktu tertentu untuk memberikan hiburan pada para pengunjung. Biasanya, di saat lebaran pentas terapung tersebut menyuguhkan beragam hiburan bagi pengunjung yang mendatangi Pantai Carocok. Mulai dari pagelaran dangdutan hingga rock sekali pun bisa digelar di sana. Benar-benar menghiburlah jika kita berada saat ada pagelaran seni di atas pentas terapung.

Jika Anda penggemar olah raga air seperti berenang, Pantai Carocok menjadi lokasi yang tepat untuk menyalurkan hobi Anda. Penikmat suasana pantai sambil mengayuh perahu, bisa juga dirasakan. Beberapa tempat di kawasan pantai tersebut memberikan jasa sewa perahu bagi pengunjung yang ingin menikmati laut dengan perahu. Dengan fasilitas yang tersedia di kawasan pantai, pengunjung tidak perlu was-was saat merasa kemalaman ataupun hendak menghabiskan malam di kawasan tersebut. Bermacam tipe penginapan akan menyesuaikan dengan keuangan Anda. Mulai dari hotel hingga penginapan kelas melati bisa ditemukan di sekitar kawasan pariwisata di Pantai Barat Sumatera tersebut.

Dilihat dari letak kawasan wisata tersebut, pengunjung bisa memanfaatkan banyak jalur untuk sampai ke sana. Pantai Carocok terletak sekitar 1 km dari Kota Painan. Untuk sampai ke Painan bisa melalui jalur darat dan jalur laut jika Anda memiliki kapal pesiar sendiri! Perjalanan menggunakan jet sky pun bisa dilakukan jika Anda menggemari berpetualang mengarungi lautan. Berbagai cara bisa ditempuh untuk sampai ke objek wisata ini. Dengan menggunakan transportasi darat, sekitar 2 jam perjalanan dari Padang Anda akan sampai di kawasan tersebut.(*)