Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Pariaman Tuan Rumah Grand Start Etape Pertama Tour de Singkarak 2014

Terungkap Pada Pelantikan DPC PKDP Kecamatan Bengkong, Kota Batam

Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni ketika mengekspos keģiatan pembangunan kepada perantau yang berada di Kota Batam pada acara silaturahim dan pelantikan DPC PKDP Kecamatan Bengkong di Masjid Babussalam,
Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni ketika mengekspos keģiatan pembangunan kepada perantau yang berada di Kota Batam pada acara silaturahim dan pelantikan DPC PKDP Kecamatan Bengkong di Masjid Babussalam,

Bertempat di Masjid Babussalam, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni melakukan pelantikan Dewan Pimpinan (DPC) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Disamping kegiatan pelantikan, acara tersebut juga bertujuan untuk menjalin tali silaturahim antara Bupati Padang Pariaman beserta Hj. Rena Ali Mukhni dengan Masyarakat Piaman yang ada di Kota Batam dan juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Harry Azhar Aziz dan Asman Abnur, Ketua DPRD Padang Pariaman, Eri Zulfian, Kadis DPPKA, Hanibal, Kadis Pendidikan, Mulyadi, Kadis Perhubungan, Budi Utama, Kadis Koperindag, Rustam dan Kabag Humas, Hendra Aswara.
Pada kesempatan tersebut, Bupati H. Ali Mukhni menyampaikan kekagumannya dengan kekompakan perantau Piaman di Kota Batam.

“Berada di Kota Batam, serasa berada di kampung halaman sendiri,” kata H. Ali Mukhni.
Bupati H. Ali Mukhni menyampaikan pesan, masyarakat perantau agar terus menjaga kekompakan dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Para perantau selalu menjaga tradisi budaya badoncek dalam melaksanakan suatu kegiatan seperti membangun mushalla atau masjid, pesta perkawinan dan hal-hal yang menyangkut kepentingan orang banyak.

Kondisi terkini Kabupaten Padang Pariaman, lanjut H. Ali Mukhni, beberapa mega proyek nasional telah berdiri di Padang Pariaman seperti Pembangunan Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) yang termegah di Indonesia yang menelan biaya Rp.1,3 Trilyun dan Pelabuhan Kapal Laut di Tiram, Asrama Haji seleuas 10 hektar di Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai, Madrasah Insan Cendikia di Sintuk Toboh Gadang, Jalan Kereta Api Duku BIM dan Main Stadion di Lubuk Alung untuk persiapan Sumbar sebagai Tuan Rumah PON 2024.

Lebih jauh Bupati H. Ali Mukhni memaparkan, telah dibangun Rusun pesantren di Ringan-ringan Pakandangan, Jalan Lingkar Duku-Sicincin, Jalan Bandara menuju Ulakan.
“Untuk sektor pertanian juga telah dibangun Irigasi Anai II yang membelah dua wilayah Padang Pariaman yang dapat mengairi 7000 hektar sawah penduduk. Terdapat juga Normalisasi Batang Anai, Batang Tampuniak, Batang Mangor, Batang Kalampaian dan Batang Ulakan,” jelasnya.

Pada bidang sosial kemasyarakatan, Bupati H. Ali Mukhni sejak awal dilantik menjadi orang nomor satu di Padang Pariaman telah memiliki program unggulan yaitu Gotong-royong setiap minggunya bersama seluruh perangkat daerah, muspida, kecamatan, nagari, pemuda, bundo kanduang serta masyarakat.

Program gotong-royong ini telah mendapat apresiasi oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dengan diraihnya peringkat satu pada penilaian partisipasi masyarakat dalam bergotong royong.

Disamping itu, lanjut H. Ali Mukhni, juga ada bantuan beasiswa siswa yang tidak mampu mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, bantuan biaya kesehatan serta bantuan untuk guru MDA yang dikelola oleh Badan Amil Zakat (BAZ).
“BAZ ini merupakan sumbangan dari seluruh PNS, dunia usaha dan masyarakat rantau. BAZ Padang pariaman telah mendapat penghargaan tingkat nasional oleh pemerintah pusat pada awal Januari yang lalu,” terangnya.

Bupati H. Ali Mukhni juga mengatakan bahwa kondisi Padang Pariaman pasca gempa 2009 yang lalu sudah jauh lebih baik. Dia menyadari tanpa doa dan dukungan dari perantau tentunya pembangunan tersebut tidak akan terwujud.

“Kita tidak akan dapat membangun dengan lancar tanpa melibatkan tokoh dan masyarakat perantau. Ini artinya jembatan hati antara pemerintah dan masyarakat ranah serta telah terjalin erat. Alhamdulillah dengan kerja ikhlas dan sungguh-sungguh kondisi padang pariaman sudah jauh lebih baik pasca gempa 2009 beberapa tahun yang lalu,” kata H. Ali Mukhni.

Bulan Juni nanti, tambahnya, Kabupaten Padang Pariaman, diberi kepercayaan oleh pemerintah pusat sebagai tuan rumah pembukaan sekaligus grand start etape pertama Tour de Singkarak (TdS) yang akan berlangsung 6-15 Juni 2014 mendatang. Adapun pembukaan TdS akan diadakan di lokasi wisata Pantai Tiram pada tanggal 6 Juni 20014 yang dimulai pada jam 18.00 WIB. Pada pembukaan TdS tersebut akan ditampilkan kesenian asli piaman seperti Indang, Tari Piring, Tari Panen. Disamping itu juga ada pameran dan bazar. Untuk hiburan bagi masyarakat akan didatangkan grup band asal ibukota yaitu Nidji Band.

“Sekali lagi kita bersyukur atas rahmat Allah yang luar biasa untuk Kabupaten Padang Pariaman. Adanya TdS sebagi ajang promosi daerah untuk menggenjot sektor pariwisata di mata internasional,” kata H. Ali Mukhni.
Sementara itu Ketua DPW PKDP Kepulauan Riau, Syukri Farial mengatakan, kedatangan Bupati Ali Mukhni sangat dinanti-nanti masyarakat Kota Batam untuk mendengarkan langsung perkembangan kampung halaman. Dan juga pelantikan DPC Kecamatan Bengkong terasa teristimewa karena langsung dilantik oleh Bupati H. Ali Mukhni.

Syukri Farial juga bersyukur bahwa Padang Pariaman saat ini sudah jauh berubah setelah gempa tahun 2009 yang lalu. Dikarenakan banyaknya mega proyek nasional yang terletak di wilayah Padang Pariaman.

“Banyaknya mega proyek nasional menandakan bahwa Bupati H. Ali Mukhni telah bekerja siang malam 24 jam untuk kepentingan umat,” kata Syukri Farial yang juga Anggota DPRD Provinsi Kepri tersebut.

Ketua Panitia sekaligus Ketua DPC PKDP Kecamatan Bengkong, Afrizal Chaniago mengatakan, dalam waktu dekat akan diadakan validasi data urang piaman yang berada di kota Batam. Untuk itu dia meminta kerja sama yang baik kepada warga piaman apabila ada petugas yang datang ke rumah untuk melakukan pendataan dimaksud.

“Insya Allah setelah dilantik ini, kami langsung bekerja dengan mendata kembali jumlah urang piaman yang berada di Kota Batam,” kata Afrizal Chaniago.

Pada acara tersebut Bupati H. Ali Mukhni menyumbang untuk pembangunan tempat wudhu mesjid Babussalam sebesar Rp.5 juta.

SUMBER : matakepri.com – Minggu, 06/04/2014