Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Pemandian Aia Angek Bukik Kili Dipadati Pengunjung

Pemandian Aia Angek Bukik Kili Dipadati Pengunjung

KOTO BARU, SOLOK, Pemandian Aia Angek Bukik Kili Nagari Koto Kecamatan Kubuang Kabupaten Solok, hingga berita ini masih dan makin dipadati pengunjung. Para pengunjung yang mendatangi pemandian tersebut, tidak saja berasal dari Kabupaten Solok tetapi juga datang dari Kabupaten/ Kota lainnya di Sumatera Barat.
meski lokasi pemandian masih disesaki pengunjung yang asyik menikmati hangatnya air Aia Angek Bukik Kili, namun masih banyak pengunjung yang menunggu antrian untuk dapat membersihkan diri di pemandian tersebut.
Tidak itu saja, diluar kawasan pemandian, puluhan kendaraan yang baru datang terpaksa harus parkir dipinggir jalan Lintas Sumatera Solok-Padang, akibat sudah penuhnya parkir kendaraan pada lokasi dan pintu masuk pemandian yang berjarak kurang lebih 100 meter dari pinggir Jalan Lintas Sumatera itu.
Diantara para pengunjung yang datang dari luar daerah seperti dari Kabupaten Sijunjung, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman, Kota pariaman dan Kota Padang Panjang yang sempat ditanya sumbaronline, rata-rata menggunakan kendaraan minibus dan kendaraan bak terbuka dengan penumpang yang berdesakan.

warga Kota Padang Panjang baru beberapa menit lalu sampai di lokasi Pemandian, kepada www.sumbaronline.com mengatakan, dirinya rela berdesakan dalam kendaraan minibus yang ditumpanginya, asalkan dapat balimau (membersihkan badan) di Pemandian Aia Angek Bukiik Kili.

remaja yang berasal dari Sijunjung  mau berdesakan dengan penumpang lainnya dengan kendaraan minibus bak terbuka sebagaimana disaksikan sumbaronline pada pintu masuk pemandian, hanya untuk dapat melaksanakan prosesi balimau di Pemandian Aia Angek Bukik Kili.

salah seorang tokoh pemuda di jorong ini, Pemandian air panas yang sudah tersohor diseluruh wilayah Sumatera Barat itu, dilengkapi dengan fasilitas penginapan yang sering digunakan warga dari luar daerah Kabupaten Solok. Disamping itu, Mesjid dengan kapasitas jamaah sekitar dua ratus orang, juga berdiri di kawasan pemandian, yang bisa dimanfaatkan warga untuk menunaikan shalat Tarwih.

Sementara itu, menurut pantauan www.sumbaronline.com, sampai berita ini diturunkan volume kendaraan yang melewati kawasan tersebut masih cukup tinggi, dan lebih didominasi kendaraan pribadi. (*)