English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Penggunaan Alat Tangkap Bagan Dilarang, diDanau Singkarak

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar mengungkapkan akan terus mengundang ahli dalam upaya pelestarian dengan teknologi pemijahan yang sampai saat ini belum berhasil di Danau Singkarak, Provinsi Sumbar.

“Nanti coba lagi undang para ahli untuk upaya pemijahan ini,” ujar Kepala DKP Sumbar, Yosmeri.

Yosmeri mengatakan, dukungan pemerintah untuk upaya pelestarian itu adalah dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 18 tahun 2018 yang salah satunya melarang eksploitasi penangkapan ikan yang tidak terkendali menggunakan alat tangkap ilegal seperti bagan.

“Bagan dalam aturan itu tegas dilarang. Ini harus ditegakkan,” kata Yosmeri lagi saat menyerahkan alat tangkap kepada nelayan di Danau Singkarak.

Pemprov Sumbar bersama Pemkab Solok dan Tanah Datar juga mengalokasikan anggaran untuk bantuan alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan sekitar danau.

Alat tangkap itu diantaranya mesin tempel 2,5 PK sebanyak 14 unit untuk 14 orang nelayan yang tergabung dalam 11 kelompok nelayan di Danau Singkarak masing-masing tujuh penerima dari Nagari Paninggahan Solok, tujuh penerima dari Kabupaten Tanah Datar.

Selain itu, juga terdapat Bantuan lain seperti adalah penyediaan 16 jaring langli (jaring ikan bilih) untuk 16 nelayan di Tanah Datar dan Solok. Kemudian penyediaan 14 unit Gilnet (jaring ikan nila) untuk 14 orang nelayan dua daerah.

Karena tidak bisa mengolah seperti di Sumbar mereka mengundang nelayan Singkarak untuk membantu memberikan pelatihan pengolahan ikan bilih. Setelah memberikan pelatihan di Toba, nelayan ini membawa pulang cara penangkapan dengan bagan yang kemudian makin berkembang hingga populasi ikan menjadi terganggu.

“Sekarang kita mencoba mengembalikan cara menangkap ikan itu sesuai kearifan lokal dengan jaring langli atau pancing supaya populasi ian terjaga dan tidak menjadi punah,” kata Yosmeri dilansir dari Harianhaluan.com.

Jika tidak dilakukan upaya pelestarian sejak sekarang, diyakini ikan bilih akan punah dalam waktu dekat.