English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Tanah Datar Sukses Masuk 50 Besar Anugrah Desa Wisata Indonesia

Nagari Sumpu di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat masuk 50 besar anugrah desa wisata Indonesia 2021 yang diadakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sementara Bupati Tanah Datar, Eka Putra diBatusangkar, Selasa, mengatakan masuknya Nagari Sumpu kedalam 50 besar desa wisata Indonesia adalah suatu kebanggan karena mampu bersaing dari daerah lainnya di Indonesia.

“Suatu kebanggaan bagi Tanah Datar, dari 1.800 desa wisata di Indonesia yang mendaftar melalui situs jadesta, Nagari Sumpu masuk dalam 50 besar,” katanya.

Eka Putra mengharapkan kepada dinas terkait dan Camat Batipuh Selatan membantu persiapan Nagari Sumpu untuk dinilai dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Menurutnya banyak yang bisa ditonjolkan di kampung wisata Nagari Sumpu itu diantaranya atraksi tari, silek, makan bajamba di homestay rumah gadang, ada juga paket wisata belajar memasak rendang, manjalo ikan, dan memetik sawo.

“Saya pikir, satu-satunya desa wisata yang menyediakan home stay di rumah gadang hanya Nagari Sumpu, ini adalah keunggulan kita, ditambah lagi kuliner unik seperti pangek Sumpu,” katanya.

Selanjutnya Bupati juga merasa optimis Nagari Sumpu bisa bersaing di ajang anugerah desa wisata Indonesia 2021 yang digagas Kemenparekraf RI tersebut.

“Saya optimis kita bisa bersaing, jauh sebelum program desa wisata jadi program andalan, Nagari Sumpu sudah memulainya dan terus mengembangkan diri,” katanya.

Selain Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Tanah Datar, Abdul Hakim mengatakan pihaknya akan instruksikan seluruh elemen untuk membantu Nagari Sumpu dalam persiapan desa wisata Indonesia.

Dimulai dari dinas, camat, pemerintah nagari, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemuda, bundo kanduang dan niniak mamak.

“Semoga kerja keras penggerak wisata di Nagari Sumpu selama ini berbuah prestasi dan memotivasi nagari lain untuk terus mengembangkan desa wisata,” katanya dilansir dari antarasumbar.com.