English Version!Travel and Tourist Information Sumatera Barat

Wagub: Selain Mentawai, Daerah Lain Juga Menarik Dikunjungi

Dalam upaya mengembangkan pariwisata Sumater Barat, program studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Bung Hatta (UBH) Padang gelar acara webinar dengan tema “Pengembangan Wisata Turis Mancanegara di Sumbar dan Peran Prodi Sastra Inggris Universitas Bung Hatta” via Zoom pada Senin (18/8).

“Yang bisa dibanggakan dari Sumatera Barat adalah wisata juga kulinernya. Dengan begitu, perlu adanya pembinaan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara (Wisman) ke Ranah Minang,” ujar Rektor UBH Padang, Prof. Tafdil Husni saat membuka acara tersebut.

Tafdil Husni mengungkapkan, bahwa wisata yang menarik itu ada di desa-desa. Maka kita harus bersinergi oleh UBH, terutama mahasiswa, dengan adanya program Merdeka Belajar yang nantinya akan membantu menjadi enterpreneur atau pengembangan desa. Kemudian, bagaimana membangun komunikasi yang baik antara turis dan masyarakat desa.

Sementara, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menuturkan, bahwa peranan Prodi Sastra Inggris sangat diperlukan, terutama dalam menyambut tamu dari luar negeri. Tujuannya jelas, untuk berkomunikasi. Ini juga menjadi salah satu bentuk pengembangan pariwisata Sumatera Barat.

Nasrul Abit menuturkan, bahwa wisatawan mancanegara (Wisman) itu datang ke Sumatera Barat saat ini sebanyak 61.000 orang, sementara wisatawan nusantara 8 juta orang. Turis tersebut datang mengunjungi objek wisata Kepulauan Mentawai, lalu ke Bukittinggi.

Wagub berharap, setiap Wisman yang datang ke Sumbar itu tidak hanya berkunjung ke Kepulauan Mentawai saja, melainkan juga ke daerah-daerah lain di Ranah Minang yang layak dikunjungi.

“Ada 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, tapi para turis tersebut hanya berkunjung ke objek wisata Mentawai. Padahal kita punya Bukittinggi, Harau di Limapuluh Kota, Danau Singkarak, Danau Maninjau, Seribu Rumah Gadang, Wisata Bahari Mandeh di Pesisir Selatan. Artinya, ada banyak objek wisata yang tidak kalah dari Mentawai, bahkan ada Kota Pariaman yang sedang berkembang pariwisatanya, salah satunya Pulau Angso Duo,” tukas Nasrul Abit.

Untuk itu, kata Wagub, kita harus bekerja sama dengan penyedia jasa paket-paket wisata atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) adalah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia. Merekalah (Asita, red) nantinya yang mengajak para turis berkunjung ke daerah-daerah lain yang ada di Sumatera Barat, untuk satu kali kunjungan dan membeli beberapa paket wisata.

Wagub juga menilai, bahwa peranan bahasa di sini bukan hanya masalah turis, melainkan lebih luas lagi. Kita saat ini sudah globalisasi, semua sudah menggunakan internet. Setidaknya, mahasiswa yang memiliki kemampuan berbahasa asing akan menjadi pendamping pemerintah (juru bicara dalam bahasa asing) atau guide pemandu para Wisman tersebut.

Dalam makalahnya, Wagub Sumbar menjelaskan beberapa alasan orang datang ke Sumbar, yakni, karena budayanya yang khas, salah satunya adalah Randai. Selain itu juga ada makan spesifik (kuliner), alam yang indah, sosial agama, bisnin/dinas, event, belanja produk UMKM (souvenir).

Juga karena adanya dukungan sport tourism, seperti Tour de Singkarak (TdS), Minang Geopark Run, International Fishing Tournament dan peningkatan kualitas dan intensifitas event budaya unik spesifik, Geopark dan Ombilin Coal Mining Herritage (Warisan Dunia, Unisco). Pengembangan destinasi unggulan terpilih, dukungan produk Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan MICE (Meeting, Incentive, Converence, Exhibition).

Peluang tersebut dapat dimanfaatkan untuk memajukan industri pariwisata Sumbar dan tentunya Prodi Sastra Inggris sebagai pencipta lulusan dengan kemampuan bahasa asing yang baik serta dapat berperan lebih banyak lagi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Budaya, UBH Padang, Elfiondri, Ketua Jurusan Sastra Inggris, UBH Padang, Diana Chitra Hasan, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial juga hadir dosen dan mahasiswa.


Ketentuan : 
Berita ini dan semua isi dari sumbar.travel diperbolehkan untuk diperbanyak, disebarluaskan dan dirubah seperlunya dengan mencantumkan sumber sumbar.travel

Sekilas Sumbar.Travel

Sumbar.travel merupakan situs publikasi kepariwisataan yang dikelola tim yang dibentuk Dinas Pariwisata Sumbar. Untuk menyebarkan informasi Dinas Pariwisata Sumbar menggunakan situs sumbar.travel, media sosial @sumbartravel, bekerjasama dengan GenPI Sumbar. Publikasi juga dilakukan melalui kerjasama dengan media luar ruang dan media massa. Paragraph

Ingin kegiatan, lembaga atau profil usaha pariwisata anda dipublikasikan? Kirimkan informasinya ke email: news@sumbar.travel

Informasi resmi Dinas Pariwisata Sumbar, bisa didapatkan di http://dispar.sumbarprov.go.id/